Orientasi Mahasiswa Baru 1
26 August , 2008
Kenang-kenangan PraOMB 2008, selamat menikmati
.

Korban keganasan sie disiplin
.

Makan siang rame-rame.
Perasaan baru kemaren di gituin, lah sekarang udah di suruh ngerjain TA
.
Serba-Serbi Sidang TA
24 August , 2008
Sedikit sisi lain sidang tugas akhir yang sempat terekam di kamera olympus e20p pinjaman dari bidang 3. Selamat menikmati
.

Eko Susanto, begitu nama makhluk yang ada dalam foto di atas, salah satu anggota tim robot berkaki krci tahun kemarin, sedang menunggu panggilan masuk ruang sidang tugas akhir. Foto di ambil di lab jurusan elektronika lantai 2 gedung D4 di hari pertama sidang TA.
Catatan Foto :
olympus e20p jadul | f/2,4 | 1/640
lab elektronika D4 lt 2 | 22 juli 2008 | 15:35

Berturut-turut dari kiri, Eka Arista, Isyana Wisnu Wardani, Bagus Lumaksono. Foto di ambil setelah mereka selesai presentasi tugas akhir. Sibuk dengan kegiatan masing-masing. Eka ‘Ucil’, laporan ke………… , Isyana ‘tante’ laporan ke Bagus ‘empes’, ucil gak menarik untuk di bahas. Bagian yang menampilkan Bagus dan Isyana yang menarik untuk di bahas, entah di sengaja atau tidak (tapi saya yakin pasti sengaja
) , pembimbingnya si Bagus adalah pengujinya Isyana, siapa dia???tidak lain dan tidak bukan adalah Sritrusta Sukaridhoto, ST (kenal kan siapa dia
). Ada lagi nilai lebih dari bagian foto Bagus sama Isyana, buat teman-teman yang tiap hari kumpul-kumpul bareng mereka pasti sudah tahu ada apa di antara mereka
(peace buat Bagus sama Isyana). Kalau agak jelek harap maklum, foto di ambil dari lantai 3, sedangkan obyek berada di lantai 1, cahaya remang-remang habis maghrib, udah untung wajah-wajah mereka bisa terekam lumayan jelas.
Catatan Foto :
olympus e20p jadul | f/2,4 | 1/125
depan lab jarkom, obyek di depan lab telephony | 22 juli 2008 | 18:22
Ngantuk
24 August , 2008

Seorang bapak sedang menunggu putra (putri) nya yang sedang melaksanakan tes masuk Polteknik Elektronika Negeri Surabaya. Foto di ambil di kampus ITATS pada tes masuk tahun lalu.
Catatan Foto :
canon eos350d sejuta umat | f/8 | 1/125
pintu timur kampus itats | 4 agustus 2007 | 9:10
Home Alone 2
24 August , 2008
Masih nyambung sama home alone 1. Waktu sampai di lantai 3 refleks lihat ke gedung seberang, di gedung D3, jj301, yang di samping lab nya ada parabola guede putih berdiri. Lampu-lampunya mati semua. Walapun bukan kejutan;mulai hari selasa kemaren udah off;cukup untuk membuka lembar kenangan selama 6 bulan ke belakang yang tersimpan rapi di perpustakaan kenangan saya.
Di ruang kecil, di bawah dish parabola yang luar biasa gedenya (dibandingkan dengan dish indovision
), para pejuang TA yang sedang mengerjakan TA besar I-Studio berjibaku untuk menyelesaikan tugas akhirnya, ruang kecil itu pula yang menjadi (salah satu) saksi bisu perjuangan untuk menyelesaikan masa belajar mereka di polteknik terbaik di negeri ini. Ruang kecil itu juga yang telah mempertemukan dan (mudah-mudahan) mempersatukan dua anak manusia (buat yang merasa silahkan angkat tangan, heheheheh…….
). Walapun yang terakhir ini agak berbau sedikit skandal, tapi it’s ok, not a big problem.
Walaupun baru menghuni gedung D4 sekitar 2 bulan, bukan berarti tidak ada kenangan yang tersimpan di perpustakaan kenangan saya. Masih segar di ingatan ketika tengah malam harus ngangkat minimal 2 set CPU+monitor dari lantai 3 ke lantai 1 untuk ambil data yang nantinya di pasang di bab analisa dan pengujian. Masih tergambar jelas, bagaimana polah-tingkah teman-teman ketika deadline sudah di ambang pintu sedangkan kelengkapan-kelengkapan TA masih amburadul. Ribut gara-gara giliran nge-print buku dan makalah, wisata kuliner tengah malam yang berujung caci-maki gara-gara harga di getok selangit dan terakhir lomba 17 an yang rame nya sampai mengundang perhatian teman-teman yang ada di gedung c dan d (yang ngadain lomba lab ta gedung e).
Ya, mereka telah menutup masa mahasiswa dengan sangat indah dan menambahkan berjuta koleksi kenangan, baik itu kenangan manis, pahit, asem, asin (banyak manis nya tapi
) di dalam perpustakaan kenangan saya.
Tahun ini pejuang TA akan berganti tokoh. D3 angkatan 2006 dan D4 angkatan 2005 akan menjadi tokoh baru setelah D3 angkatan 2005 dan D4 angkatan 2004 menyelesaikan masa belajar mereka di kampus ini dan saya adalah salah satu tokoh yang akan memainkan peran salah satu pejuang TA itu, apakah hasilnya akan semanis teman-teman yang lulus tahun ini???kita lihat saja pada bulan Agustus 2009.
Home Alone 1
23 August , 2008
Minggu, 24 Agustus 2008, benar-benar hari yang saya nantikan dari dahulu kala. Hari apa itu???hari dimana saya benar-benar sendiri di gedung D4 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
.
Aroma-aroma akan home alone sudah terasa waktu saya akan masuk gedung D4 dimana laboratorium jaringan komputer berada. Pintu samping di kunci, lampu lab di gedung c mati semua, lab TA di gedung e, mulai lantai 1 sampai lantai 3 mati.
Muter sebentar ke pintu utama, tutup, tapi untung nggak di kunci. Buka pintu, masuk,surprise…………………..gedung yang selama 6 bulan terakhir ramai setengah mati oleh suara-suara pejuang TA sekarang benar-benar telah kehilangan ramainya.
Pandangan pertama ke ruang-ruang kelas yang biasanya masih ada satu, dua orang yang browsing lewat wifi hari ini mati semua lampunya, tengok sebelah kiri, lab ta di gedung e;lab-lab ta-nya anak listrik;yang biasanya on 24 jam hari ini off semua. Kehidupan yang tampak di lobi cuma sebuah layar monitor sentuh di terminal umum yang biasanya di pakai untuk mengakses nilai para mahasiswa. Jalan pelan-pelan menuju ke lantai 3, lantai di mana lab jarkom berada. Surprise ke dua, semua lampu lab baik di gedung c,d,e yang tampak dari koridor depan mati, cuma lab kontrol cerdas yang nyala, itupun kemungkinan besar nggak ada orang.
Masuk kamar mandi lantai 1, lampu mati, kamar mandi kering, berarti memang benar nggak ada orang di lantai 1 bagian depan. Naik tanggak pelan-pelan ke lantai 2, tengok kanan-kiri, lampu masih mati semua. Lanjut lantai 3, lampu masih mati semua, cuma ada 1 ruang kelas yang kosong dengan lampu nyala. Coba lihat ke bawah, ke arah perpustakaan, hasil sama, tidak nampak tanda-tanda kehidupan.
Dari cerita di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa saya sedang sendirian di gedung ini (paling tidak di koridor depan, belum ngecek ke belakang
).